Ultimate magazine theme for WordPress.

Raih Juara Lagi BOOM Esports Menjadi Penguasa Tunggal Predator League!

25

Sponsored

bizzaro-games – Predator League 2020 akhirnya resmi menemukan wakil Indonesia yang akan bertanding di Manila, Filipina. Mempertandingkan gim Dota 2 dan PUBG PC, kompetisi ini diadakan selama 3 hari (17-19 Januari) di Mall Kota Kasablanka, Jakarta.

Dari DOTA 2, BOOM Esports sukses menjadi pemenang setelah mengalahkan PG.Barracx dengan skor 2-1. Kemenangan ini menjadi gelar juara ketiga secara beruntun di ajang Predator League. Sebelumnya BOOM berhasil menjadi juara di tahun 2018 dan 2019 dan mewakili Indonesia untuk berlaga di ajang Asia Pacific.

Sebelum mencapai grand final,  BOOM yang baru saja melepas pemain bintangnya, Inyourdream berhasil mengalahkan Team Wolf dan Breakbeat Squad.

Memulai gim pertama, BOOM memakai kombo Drow Ranger dan Shadow Fiend. Sedangkan PG.Barracx memilih mengambil Meepo ketika last pick. Namun, PG.Barracx dengan strateginya tidak berjalan sesuai rencana dan akhirnya harus takluk di gim pertama yang berlangsung selama 28 menit.

Permainan agresif dari Tri “Jhocam” Kuncoro yang menggunakan Rubick sukses membawa PG.Barracx mendominasi di game kedua. Meski sempat terkena teamwipe, namun Barracx sukses memaksa hadirnya gim ketiga setelah pertarungan sengit selama 44 menit.

BOOM secara mengejutkan memilih Riki yang dipercayakan ke Randy “Dreamocel” Sapoetra sebagai carry. BOOM sukses membuktikan pick mereka dengan mengeksekusi teamfight yang berkali-kali berjalan baik. Akhirnya, mereka mengamankan game ketiga, menaklukkan PG.Barracx sekaligus menjadikan mereka wakil Indonesia di Predator League untuk kali ketiga.

Di sisi lain, Hans Pro Gaming mendapatkan peringkat tiga setelah mengalahkan Breakbeat Squad dengan skor 2-1.

Sedangkan Victim Rise berhasil menjadi perwakilan Indonesia untuk PUBG PC dengan menampilkan permainan mereka yang dominan. Secara keseluruhan, kesuksesan mereka merebut tiga kali chicken dinner membuatnya unggul jauh dari tim-tim lain.

Peringkat kedua diraih dari saudara Victim Rise yaitu Victim Reality dan disusul oleh oleh SPACE, tim bentukan youtuber ternama Edho Zell di posisi ketiga. Tentunya, ini merupakan prestasi pertama yang cukup membanggakan di turnamen offline untuk tim yang umurnya masih belum sebulan.

Selamat untuk BOOM Esports dan Victim Rise sebagai perwakilan Indonesia di Predator League 2020. Semoga mereka bisa meraih hasil terbaik saat final nanti yah Sobat Esports!

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Example Site - Frequently Asked Questions(FAQ)